Ganjar Pranowo
mengimbau seluruh daerah untuk terus menggenjot percepatan vaksinasinya. Di
sisi lain, menghadapi naiknya kasus Covid-19, masing-masing daerah juga diminta
menyiapkan bed rumah sakit serta isolasi terpusat.
Hal itu
disampaikan Ganjar, seusai menghadiri acara vaksinasi massal di Sam Poo Kong,
yang dihadiri secara virtual oleh
Jokowi. Ganjar mengatakan, secara keseluruhan di Jateng vaksinasi
berjalan dengan baik. Untuk vaksin pertama sudah 90,32 persen, yang kedua sudah
72,35 persen ekuivalen 20.784.304 (orang), dan vaksin dosis ketiga baru 3,69
persen total jawa tengah ekuivalen 1.058.765 (orang).
Untuk vaksin
dosis ketiga, gubernur membeberkan daerah yang capaiannya tinggi, antara lain
Kota Semarang, Surakarta, Salatiga, dan Tegal. Bahkan di Semarang jumlah dosis
harian sebanyak 10.000 dosis vaksin.
Ini kita lihat
kalau kita bicara dosis ketiga, ini memang Kota Magelang, Kota Semarang, Kota
Surakarta, Kota Salatiga dan Kota Tegal, ciri-ciri kota ini cepet semua.
Lumayan tinggi, tapi masih ada yang perlu mendapat perhatian.
Ganjar
mengatakan, beberapa daerah yakni Purworejo, Magelang, Pemalang, Kabupaten
Tegal dan Brebes, capaian vaksinasi dosis satu belum mencapai 100 persen.
Meskipun angkanya sudah tinggi, umpama brebes 79,93 (persen) yang lain di atas
80 persen, kita minta vaksin dosis satunya bisa 100 persen.
Untuk itu,
Ganjar mendorong tim dari Pemprov Jateng dengan mobil vaksinnya, bergerak
membantu percepatan vaksinasi. Sejalan dengan vaksinasi, Ganjar juga melaporkan
pada Presiden Jokowi terkait persiapan di daerah dalam menghadapi peningkatan
kasus. Antara lain, mengaktifkan kembali tempat isolasi terpusat, dan
menggunakan skenario penanggulangan varian Delta.
Tempat
isolasinya juga kita on kan lagi. Dan yang penting hari ini vaksin kita kejar,
tapi tadi diingatkan oleh Pak Presiden jangan lupa pakai masker. Jokowi dalam
pesannya secara virtual mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jateng Ganjar
Pranowo serta jajaran dalam akselerasi vaksin.








0 komentar:
Posting Komentar