Ganjar Pranowo
dan Ketua DPR R Puan Maharani tampak menunjukkan kemesraannya kembali. Ganjar
tampak dua kali menunjukkan kemesraan. Dia tampak dua kali menjemput Puan di
Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, Jawa Tengah. Pertama, ketika keduanya menghadiri
Munas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII di Hotel Alila, Solo, 21
November 2022. Kedua, ketika Ganjar menjemput Puan di Bandara Soemarmo yang
akan menghadiri sesi malam tasyakuran pernikahan putra bungsu Presiden Joko
Widodo, Kaesang Pangarep.
Hubungan
keduanya sempat diisukan berjarak. Beberapa kali, Puan menghadiri acara PDI-P
di Jawa Tengah tanpa mengundang Ganjar. Medio Mei 2021, Ganjar tak diundang di
acara HUT PDI-P ke-48 yang digelar di Pantai Marhaen Semarang.
Lalu, Ganjar
juga tak diundang dalam acara halalbihalal DPD PDI-P, pada 7 Mei 2022.
Berlanjut, Ganjar juga tak diundang dalam agenda konsolidasi PDI-P untuk
pemenangan Pemilu 2024 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Semarang pada 18
September 2022. Hubungan keduanya berjarak karena dianggap memiliki potensi
besar untuk menjadi calon presiden (capres) PDI-P.
Bahkan, keduanya
juga punya pendukung masing-masing. Puan didukung oleh sejumlah kader elite
PDI-P yang menamakan diri Dewan Kolonel. Sedangkan Ganjar didukung oleh para
relawannya yang menamakan diri sebagai Dewan Kopral.
Akan tetapi, DPP
PDI-P telah mengambil sikap terkait hal ini pada Oktober. Empat anggota Dewan
Kolonel mendapatkan peringatan keras dan terakhir karena dianggap melakukan
manuver politik dengan mendukung Puan. Keempatnya adalah Trimedya Panjaitan,
Johan Budi, Masinton Pasaribu,dan Hendrawan Supratikno.
Direktur Lembaga
Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai kemesraan Ganjar dan Puan
menunjukkan keduanya mengutamakan soliditas partai ketimbang kepentingannya
sendiri. Kesolidan berpartai jauh lebih penting dari pada mengedepankan ego
masing-masing.
Kekompakan
internal jauh lebih penting dari pada urusan politik. Ia pun menduga hal itu
dilakukan atas arahan Megawati. Sebab, kedekatan Ganjar dan Puan bakal membawa
keuntungan untuk PDI-P. Semakin berpengaruh pada citra publik terhadap PDI-P,
maupun masing-masing. Semuanya tentu atas arahan Megawati.
Terakhir, Ari
mengatakan, PDI-P tengah menunjukkan narasi politik tata krama. Sebab, Ganjar
punya utang budi karena pernah dibantu Puan memenangi kursi gubernur dalam
Pilgub Jateng 2013. Kedekatan itu tak terlepas dari etika dan tata krama baik
sebagai kader terhadap senior partai atau terhadap sosok yang berjasa terhadap
karier politik Ganjar.








0 komentar:
Posting Komentar