Ganjar Pranowo
dinilai sukses membantu pemberantasan korupsi, gratifikasi, hingga pungutan
liar (pungli) di Jateng. Salah satunya melalui pelaksanaan sistem Monitoring
Center for Prevention (MCP). MCP merupakan sistem supervisi dan pencegahan
korupsi yang diluncurkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan 38 indikator
di dalamnya.
Kepala
Inspektorat Kabupaten Grobogan, Moch Susilo mengatakan, sistem MCP yang digagas
Ganjar meraih pengakuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan strategi
pembangunan SDM berintegritas itu, Jateng mampu mencapai Indeks Pencegahan
Korupsi Tahun 2021 dengan nilai 94,5.
Pemprov sudah
all out dalam meningkatkan SDM yang berintegritas melalui sosialisasi dan asistensi.
Hasilnya, kinerja semua perangkat OPD ataupun BUMD bisa dipertanggungjawabkan.
Bagi kami, inspektorat Jateng bisa menjadi role model, apalagi dengan sudah
banyak mendapatkan pengakuan secara nasional.
Susilo
menjelaskan, selama ini warning system yang digagas Ganjar berjalan baik.
Indikatornya adalah penurunan jumlah aduan dari masyarakat, pengelolaan
pengadaan barang/jasa yang baik, menurunnya gratifikasi/suap dari pemenang
tender, serta penyalahgunaan pengelolaan anggaran yang masuk kategori skala
rendah.
Pemprov juga
mendorong agar pejabat struktural di OPD agar aktif dalam laporan LKHPN hingga
di Kabupaten Grobogan mencapai 100 persen, dan kinerja anggaran yang akuntabel
sehingga pemkab meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian.
Sementara itu,
Kepala Inspektorat Kabupaten Brebes Nur Ari Haris Yuswanto juga mengakui,
kinerja Pemprov luar biasa dalam membantu sistem pengawasan di daerah. Nur
mengatakan, pihaknya kerap berkonsultasi terkait kinerja serta program kerja
pengawasan tahunan (PKPT) inspektorat kepada Pemprov.
Yang layak
diapresiasi adalah komitmen kuat Gubernur Jateng untuk mengajak seluruh OPD
melakukan pernyataan sikap berperang melawan segala bentuk gratifikasi.
Hal itu
dibuktikan dengan keberhasilan Jateng menjadi juara umum dalam pengelolaan
Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan pengendalian gratifikasi
terbaik dari KPK pada 2020. Sementara pada 2019, Kemendagri juga mengumumkan
Jateng sebagai daerah berpredikat terbaik dalam supervisi pencegahan korupsi.
Sebelumnya, Ketua
KPK Firli Bahuri memuji Ganjar yang memastikan Jateng bersih dari korupsi.
Menurut Firli, upaya Ganjar menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dari
korupsi terlihat dari slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' atau Tidak
Korupsi dan Tidak Bohong (berkhianat).
Gubernur
memastikan bahwa di dalam pengesahan dan penyusunan anggaran, harus clear tidak
ada korupsi, tidak ada uang ketok palu, itu yang harus dilakukan oleh gubernur.
Pak Ganjar sudah melaksanakan, maka kita berterima kasih.








0 komentar:
Posting Komentar